Tips Nyate Saat Wabah PMK Ala Dispangtan Kota Malang

Dokter anton saat podcast lazis sabilillah (dok.youtube)

MALANG – Tingginya angka virus PMK yang menyerang hewan terutama sapi membuat membuat masyarakat takut mengkonsumsi daging qurban nanti. Dokter drh. Anton Pronojiwo Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Malang, memberikan tips agar daging ketika di olah nantinya tetap aman dikonsumsi.

Pertama, khusus jeroan hijau mulai dari, kerongkongan, babat, hingga usus upayakan untuk direbus sebelum diolah. Entah itu dimasak atau dibakar seperti sate. Ini dilakukan untuk membunuh bakteri yang terkandung di dalamnya. Sebab, PMK bermuara pada mulut.

Bacaan Lainnya

“Cukup direbus hingga 70 derajat (sampai mendidih) bakteri bisa hilang. Tidak ada PMK pun tetap harusnya tetap di rebus,” jelasnya dalam acara podcast LAZIS Sabilillah pada Selasa (5/7).

Kedua, ia juga menghimbau kepada penerima kaki dan kepala hewan, baik kambing maupun sapi, untuk  direbus juga sebelum diolah. Sebab, virus PMK bermuara pada kedua bagian tersebut.

“Kalau bisa penyelenggara qurban mempersiapkan rebusan itu, seperti di Sabilillah,” ucapnya.

Ia juga berharap, masyarakat juga tidak boleh sembarangan dalam mencuci jeroan, seperti di sungai atau got. Sebab, bakteri yang menempel akan jauh lebih berbahaya untuk dikonsumsi.

“Kalau bisa dibuatkan penampungan seperti sapiteng, agar kotoran tidak menjalar kemana-mana” ujarnya.

Diakhir, dia berharap masyarakat tidak takut berlebih dengan adanya PMK ini.

“Mari kita rayakan idul adhan dengan riang gembira,”  tutup dokter anton panggilanya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *