Tangis Haru Saat Isteri Peserta Diklatsar Merestui Suaminya Menjadi Anggota Banser

Momen Banser saat memeluk istri (dok. youtube/kangsugiechannel)

MALANG – Momen tangis haru terlihat ketika dua istri menemui dan menjemput para peserta Diklatsar Banser. Potret itu terjadi ketika kegiatan pembaiatan Diklatsar PAC GP Ansor Klojen dan Kedungkandang pada Ahad (18/9) di Ponpes Al-Hayatul Islamiyah Kedungkandang.

Setelah dibaiat menjadi anggota Banser, nampak dua orang wanita menghampiri lokasi. Sontak, panitia  menyambut yang kemudian menyodorkan pertanyaan tentang kesediannya ketika suaminya ikut menjadi anggota Banser.

Bacaan Lainnya

“Apa benar rela selama tiga hari meninggalkan waktunya bersama keluarga? Apa tidak ada hal yang menyesalkan?” ucap HM Nur Junaidi Amin mewakili PW GP Ansor yang turut membaiat peserta.

Kedua wanita itu hanya mengangguk seraya meng-iyakan pertanyaan yang diberikan sahabat Junaidi. Lantas seluruh peserta memberikan gemuruh tepuk tangan dan iringan sholawat untuk kedua wanita itu.

Dua peserta yang menjadi istri wanita tersebut kemudian di perintah mendatangi istrinya untuk mengucapkan terimakasih. Mereka mendatanginya dengan berjalan merayap, sembari disiram air kembang. Keduanya pun saling berpelukan dan menangis haru.

“Hampiri dengan merangkak dan ucapkan terimakasih sebagai tanda perjuangan anda direstui istri,” ucapnya.

PKD dan Diklatsar ini diikuti oleh 61 peserta. Mereka terbagi dari 52 peserta PAC kedungkandang dan 9 dari PAC  dari Klojen.

Hadir dalam kesempatan itu, Ketua GP Ansor Kota Malang dan perwakilan dari MWC NU Kedungkandang untuk turut membaiat peserta.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.