Tampung Aspirasi Warga NU, Fraksi PKB Kota Malang Usulkan Kabel Ditanam Bawah Tanah

gus farih

MALANG – Menjawab keresahan warga NU, Fraksi DPRD PKB Kota Malang telah mengusulkan kepada walikota agar segera membuat regulasi kabel di kota Malang. Usulan itu disampaikan melalui Rapat penyampaian pendapat akhir fraksi dan pengambilan keputusan terhadap Ranperda tentang rencana tata ruang wilayah kota malang Tahun 2022-2024 pada Selasa (25/10).

Ahmad Farih Sulaiman M.Pd sebagai ketua Fraksi PKB menjelaskan adanya usulan tersebut berdasarkan aspirasi warga NU yang menganggap kabel provider sudah tak tertata lagi. Senada dengan keresahan masyarakat, kabel yang semrawut itu mengganggu keindahan kota.

Bacaan Lainnya

“Kami sudah sampaikan kepada wali kota melalui rapat pandangan umum perda RT RW agar segera membentuk perda yang mengatur kabel itu,” pungkas gus Farih.

Pihaknya juga memberi solusi agar penataan kabel itu tidak lagi berada di udara, namun ditanam di bawah tanah seperti layaknya beberapa kota maju di Indonesia.

“Istilahnya Ducting atau tanam bawah tanah. Sehingga tidak ada polusi udara. Sudah saatnya kota Malang melakukannya selain fokus penanganan banjir dan ruang terbuka hijau,” tuturnya

Sebelumnya, Warga NU, khususnya pengurus NU Lowokwaru, merasa resah dengan adanya kabel yang sudah tak tertata lagi. Tidak hanya tak elok di pandang. kabel yang tak tekondisikan itu bisa jadi membahayakan pengguna jalan.

Di sisi lain, Wali Kota Sutiaji sudah menyiapkan strategi penataan kabel untuk jangka panjang. Diantara strategi yang dilakukan adalah menyiapkan perda khusus untuk penataan kabel.

Dari perda yang akan disusun itu, ada beberapa strategi pemkot yang akan dicantumkan. Salah satunya yakni penanaman kabel di bawah tanah.

Di sisi lain, Pemkot Malang juga mempunyai program bernama Rebo Rapi kembali diaktifkan lagi. Program itu berfokus pada penataan kabel-kabel semrawut di Kota Malang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *