SMA 3 Kota Malang Mengaku Adanya Mahasiswa PPL Unisma Mampu Membawa Perubahan di Sekolahnya

MALANG – Mahasiswa PPL-KSM Terpadu UNISMA 2022 yangn mengabdi dan menjalankan program kerjanya di SMA Negeri 3 Malang, atau yang di kenal dengan Bhawikarsu ini mengadakan beberapa kegiatan untuk menunjang sumber daya manusia dan sarana prasaranaya. Kegiatan PPL – KKN Terpadu ini dimulai pada tanggal 25 Juli 2022, dengan pelaksanaan program kerja seminggu setelahnya.

Adapun program kerja yang pertama dilaksanakan adalah lomba antar guru, karyawan, dan staff. Dalam rangka memeriahkan hari kelahiran bangsa Indonesia serta hari lahir Bhawikarsu, anggota PPL-KSM Terpadu mengadakan lomba-lomba yang tujuannya dapat menambahkan keakraban diantara guru, karyawan dan staff. Lomba yang digelar adalah paku dalam botol dan estafet bola sarung, yang kurang lebih diikuti oleh 60 orang yang terdiri dari guru, karyawan dan staff.

Bacaan Lainnya

Endah Ariani, salahsatu guru SMAN 3 Malang menuturkan bahwa dirinya mengaku senang dengan adanya proker ini, karena sangat mengjibur di sela-sela padatnya aktivitas guru.

Proker kedua yang dijalankan oleh PPL-KSM Terpadu 2022 di Bhawikarsu adalah membenahi dan menata ulang mushola, hal pertama yang dilakukan adalah dengan mensortir mukena yang layak dan tidak layak untuk dipakai, kemudian mereparasi mukena yang rusak, pencucian mukena dan kelambu pembatas sof, dan menata kembali mukena, sajadah dan sarung yang layak dan bersih.

Ketua anggota PPL-KSM Trpadu, Zainuddin mengatakan, program kerja ini di lakukan agar warga sekolah SMA Negeri 3 Malang ini dapat beribadah dengan nyaman, khususnya bagi yang beragama islam.

Selain itu, Zainuddin mengatakan bahwa kelompoknya juga melihat hal lain yang perlu dibenahi dan menjadi program kerja yang ketiga. Melihat kebutuhan sekolah, sebenarnya lebih mengarah ke program kerja yang bersifat keberlanjutan. Para anggota PPL-KSM Terpadu 2022 di SMA Negeri 3 Malang, memutuskan untuk membenahi dan menata ulang rak penitipan barang yang selama ini tidak terawat, dengan melakukan pembersihan rak, membuang sampah yang tertimbung di dalam rak, mengecat ulang, mengorganize penggunaan rak, memberikan petunjuk penitipan barang dan pemberian aksesoris seperti pot bunga dan tulisan himbauan dalam bentuk akrilicsebagai pemanis rak penitipan barang tersebut.

Hal tersebut di sambut positif oleh pihak keamanan dan siswa siswi SMA Negeri 3 Malang yang mengaku senang dengan proker yang telah dilakukan, Pak Bibit Pilianto salah satu tenaga keamanan menuturkan “Saya senang sekali, anak-anak jadi bisa menitipkan barang dengan tertib dan tertata rapi”

Selain menjalankan 3 program kerja diatas, terdapat program kerja pokok yang dilakukan oleh 9 anggota ini, yaitu pembaruan pojok baca SMA Negeri 3 Malang, atau yang lebih dikenal dengan Café Ide. Titik Susianah selaku Waka Sarana dan prasarana SMA Negeri 3 Mlanag meyampaikan bahwa sebenarnya dulunya Café Ide adalah lorong kosong yang terbengkalai dan tidak memiliki fungsi, hingga kemudian dialih fungsikan menjadi pojok baca yang bernuansa semi alam yang dilengkapi meja, kursi, rak buku dan beberapa buku bacaan. Namun sangat di sayangkan, seiring dengan berjalannya waktu café ide ini menjadi tempat yang kurang dalam perawatan dan kebersihannya. Padahal café ide banyak digunakan oleh para siswa menghabiskan waktu, baik untuk belajar atau bersantai.

Melihat permasalahan tersebut, Firda salah satu anggota PPL-KSM Terpadu 2022 UNISMA mengusulkan pembaruan Café Ide agar pojok literasi di SMA Negeri 3 Malang dapat kembali terawat, menarik dan hidup. Hal yang pertama dilakukan oleh para anggota PPL-KSM Terpadu 2022 UNISMA adalah dengan membersihkan Café Ide, kemudian dilanjut dengan pengecatan kembali tatakan pot bunga, mengorganizer peralatan kebersihan milik staff kebersihan, penambahan buku bacaan, penambahan jumlah tanaman, penataan ulang barang yang ada, serta memberikan neon box tulisan Café ide yang tujuannya memperkuat identitas pojok literasi ini. Proker ini tidak luput dari koordinasi dengan Waka sarana dan prasarana, proker ini dijalankan dengan harapan para siswa SMA Negeri 3 Malang dapat meningkatkan minat literasi dan bisa merasa nyaman saat berada di Café Ide. Hal tersebut tentunya di sambut baik oleh pihak sekolah baik guru, karyawan, staff, dan para siswa SMA Negeri 3 Malang.

Ibu Titik Susianah mengungkapkan “Cafenya jadi hidup kembali, memang lebih baik bisa ditambahkan tulisan Café Ide agar lebih estetik dan lebih bermanfaat,” imbuhnya.

Pihak kebersihan juga mengaku berterima kasih karena telah membantu menata ulang dan melakukan pembaharuan Café Ide, sehingga terlihat bersih dan menarik. Sekolah terbantu sekali dengan adanya masasiswa PPL-KSM Terpadu 2022 UNISMA ini, karena mereka tidak hanya melakukan praktik mengajar, tetapi juga turut membantu mengatasi permasalahan yang ada di lingkungan SMA Negeri 3 Malang.

Kegiatan PPL-KSM Terpadu dengan beranggotakan 9 orang yang terdiri dari 3 program study pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, dan Pendidikan Matematika ini, mengadakan beberapa program kerja. Program kerja ini menyangkut dari beberapa bidang, yaitu bidang pendidikan, bidang sarana dan prasarana, bidang sosial dan agama. Dalam melaksanakan program kerjanya, para anggota tidak lepas dari bimbingan koordinator sarana dan prasarana, humas, keamanan dan kesiswaan SMAN 3 Malang, sehingga program kerja yang di jalankan berjalan dengan lancar dan dapat diterima oleh pihak sekolah.

Penulis: Mahasiswa PPL-KSM Terpadu UNISMA 2022

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.