Serba- Serbi Bleaching. Proses, Ketahanan Dan Perawatan

Serba- Serbi Bleaching. Proses, Ketahanan Dan Perawatan

Gigi yang putih dan bersih menjadi dambaan banyak orang. Terlebih lagi kesadaran untuk menjaga dan merawat gigi saat ini kian meningkatdrg. Yuliana R. Kumala, Sp.KG RSI UNISMA memaparkan tentang bleaching gigi sebagai salah satu bentuk perawatan gigi estetik yang sekarang kian diminati.

Drg, Yuliana menjelaskan bahwa bleaching hanya dapat memutihkan gigi sesuai warna asli gigi pasien dan tidak bisa lebih dari itu. Yuliana juga menjelaskan bahwa bleaching tidak bisa mengubah bentuk atau merubah posisi gigi.

Bacaan Lainnya

“Kalau bleaching itu kita tidak bisa merubah posisi jadi kita cuma memutihkan dan memutihkan nya tuh kan sesuai yang warna alaminya gigi.  jadi aslinya Pasien itu warna giginya seperti itu ya udah seperti itu. Tidak akan bisa jadi putih yang kayak tembok. Putih yang kayak artis itu itu kebanyakan vinir bukan bleaching,”Terangnya saat live streaming di Channel Youtube RSI UNISMA pada (12/9/2022).

Terdapat 2 jenis bleaching yaitu eksternal dan internal. Masing-masing memiliki tujuan dan karakteristik serta penanganan yang berbeda. 

“Bleaching juga ada bleaching internal dan eksternal. Kalau bleaching internal biasanya  karena giginya kena trauma jadi giginya menghitam,giginya non vital,giginya sudah mati, nekrosis, terus kita putihkan. Biasanya hanya 1 atau dua gigi.”

“Kalau bleaching eksternal itu biasanya buat estetik kosmetik. Gigi depan semua rahang atas semuanya dari senyum dari p sampai p kita mutihin.”

Bleaching eksternal dibagi menjadi 2 macam yaitu bleaching office yang dilakukan oleh dokter dan bleaching home treatment yang dilakukan sendiri oleh pasien di rumah.

“Bleaching eksternal juga ada 2 macam yaitu  yang bisa dikerjakan dirumah sama pasien sendiri dia bawa pulang obatnya sama cetakannya. Ada juga yang kita kerjakan di praktek yang dikerjakan langsung oleh dokter gigi.”

Warna bleaching diperkirakan dapat bertahan sekitar 1- 2 tahun dengan kontrol rutin setiap 6 bulan sekali dan tidak sering memakan makanan yang dapat membuat warna gigi berubah.

“Terus untuk awetnya 6 bulan sekali kita pasti datang ke dokter gigi kan buat kontrol.  setahun dua tahun pasti masih Okelah. tergantung pasien makanannya dijaga apa enggak. jangan terus habis bleaching makan bakso yang pakai saus habis itu sering kopi, teh macam kayak gitu. Jadi tergantung perawatannya juga.”

Caption : Channel Youtube RSI UNISMA “Kapan Kita Harus Ke Dokter Spesialis Konservasi Gigi..? “

Pewarta : Enda Sartika

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *