Rektor UNIRA, Cak Hasan, Tutup Usia: Berikut Rekam Jejak Beliau

  • Whatsapp

MALANG-Kabar duka datang dari kabupaten Malang. Pasalnya, Rektor UNIRA (Universitas Raden Rahmat) Dr. Hasan Abadi menghembuskan nafas terakhirnya di RSA Saiful Anwar pukul 03.30 WIB Senin (8/3/2021)

Pria yang juga ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Malang ini meninggal karena riwayat penyakit Sirosis atau Liver. Hal ini dibenarkan oleh Hanif Fahmi ketua Lembaga Digital dan IT UNIRA yang juga sahabat karib almarhum.

Bacaan Lainnya

“Saya tau betul beliau sudah mengidap penyakit lama, namun masih semangat ketika di kampus (UNIRA). Bulan lalu beliau dibawa ke RSA karena sudah parah. Dan hari ini Cak Hasan dipanggil oleh Allah SWT. Semoga khusnul khotimah.” Terang Hanif

Menurutnya informasi, Beliau dimakamkan di belakang rumah nya di kecamatan Wajak kabupaten malang pagi ini tanpa menggunakan protokoler covid.

Almarhum meninggal di usia yang muda yakni 44 tahun. Selama hidup, pria kelahiran Malang, 7 Agustus 1975 ini dikenal sebagai sosok yang ulet sehingga menjadi tokoh pendidikan di Kabupaten Malang.

Semasa hidup beliau sangat aktif di organisasi terlebih di NU. Saat muda ia terlibat aktif dI IPNU (ikatan pelajar Nahdlatul Ulama) dari sekolah hingga tingkat Provinsi Jawa Timur. Di masa kuliah Sebagai Ketua V Forum Mahasiswa Pascasarjana se-Indonesia (2004-2006).

Tak berhenti disitu, almarhum juga dikenal sebagai penggerak Ansor, dimulai dari tim kadersisasi Kabupaten Malang, Sekretaris Ansor Kabupaten Malang hingga Wakil ketua PW GP Ansor Jatim sampai sekarang.

Dilain hal, dirinya juga mengabdikan tenaganya untuk dunia Pendidikan. Di awal 2000 an, Ia yang sempat mendapatkan beasiswa ketika Pascasarjana berkat rekomendasi mengajar di STIT Raden Rahmat (Sekarang Unira), ketika lulus dia ditawari untuk menjadi dosen.

Namun, dua tahun berselang di 2007, pria tersebut dipercaya menjadi Kepala Sekolah SMK Cendika Bangsa, yang merupakan satu yayasan dengan Unira. Bahkan, pada awal perintisan beliau juga turut andil besar dalam membangun sekolah tersebut.

Disamping sebagai Kepala Sekolah SMK Cendika Bangsa, ia juga merintis wirausaha sebagai pengembang properti kecil-kecilan sambil nyambi sebagai Direktur Lembaga Konsultasi Managemen dan Bisnis Inspirasiraya, Deputi Direktur dan Trainer di Yayasan Satu Indonesia, Staf Pengajar dan Kepala LPPM STIT Raden Rahmat Malang. 

Hingga akhirnya pada 2017 lalu, Hasan Abadi dipercaya menjadi rektor di kampus tersebut. Hingga saat ini beliau meninggalkan semua jejak kebaikan yang telah ditorehkan.

Sesuai dengan Namanya Hasan Abadi. Kebaikan beliau juga akan abadi untuk warga Malang dan NU pada khususnya. Selamat jalan Cak Hasan.

Pewarta: Malik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *