Ramai Twibon ‘Kulo Nderek Kiai Marzuki Mustamar’, Ada Apa?

  • Whatsapp

Dengan manut kiai, artinya kita manut dengan pemahaman Al-Qur’an dan hadis dari kiai yang jelas lebih alim, lebih pakar, dan lebi terjamin kebenarannya. Kulo Febi Akbar Rizki, kulo nderek kiai Marzuqi.

Begitulah salah satu caption simpatisan Kiai Marzuki mustamar dalam postingan berbentuk twibon ‘kulo nderek Kiai Marzuki Mustamar’ yang viral belakangan ini.

Bacaan Lainnya

Viralnya twibon ini ternyata buntut dari video KH Marzuki Mustamar yang membantah pandangan Ustadz Adi Hidayat yang mengusik bacaan doa iftitah selama ini. Karena video ini, berita seolah digoreng oleh orang-orang yang kontra dengan Kiai Marzuki melalui berita berjudul ‘Jangan percaya ustadz diluar NU termasuk ust Adi Hidayat, sesat?’

Hal ini mendapatkan reaksi pembelaan oleh KH Ma’ruf Khozin, Ketua Aswaja Center Jatim. Dalam postingan facebooknya, beliau mengaku mengikuti pengajian Kiai Marzuki sejak sebelum mengenal dan menjadi bagian khodim beliau di PWNU Jatim.

Beliau menilai, Kiai Marzuqi bukan sosok kiai yang “tiba-tiba jadi kiai”. Sudah sejak tahun 2000 beliau aktif di NU Kota Malang, di samping sebagai Kiai Pemangku Pesantren dan Pengajar di Kampus.

Dilain hal, tema pengajian Kiai Marzuqi termasuk “Muqtadha al-Hal”, sesuai dengan keadaannya. Beliau tahu kadar ilmu yang harus beliau sampaikan ketika berhadapan dengan jamaah warga NU yang awam, jamaah NU kelas menengah, pengurus NU yang baru dilantik, di hadapan sesama kiai-kiai NU hingga saat berada di tengah-tengah umat Islam yang beraneka macam alirannya seperti saat berkhutbah di Masjid Al-Akbar.

Terasa aneh bagi orang yang tidak mengerti organisasi, saat Kiai Marzuqi memberi doktrin Aswaja dan memproteksi warga NU dari aliran lain, ternyata dikomentari oleh orang yang tidak memiliki pengalaman berorganisasi.

Beliau juga menerangkan, Ustaz-ustaz Salafi berarti sedang mendoktrin juga? Tidak sama. Dalam doktrin keorganisasian dan keAswajaan dari Kiai Marzuqi Mustamar dan kiai-kiai lain tidak sampai mengajak warga NU untuk menyalahkan amalan aliran lain. Para Ustaz Salafi mendoktrin untuk menyalahkan amalan aliran lain dan diikuti oleh jamaahnya. Akhirnya rusak tatanan masyarakat.

Klik dibawah jika ingin menggunakan twibon

https://twb.nz/kulonderekkyainu

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *