PKD Ansor Lowokwaru Lahirkan Kader Militan

  • Whatsapp

MALANG-Sebagai upaya regenerasi anggota, PAC GP Ansor dan Banser Lowokwaru adakan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) dan Pendidikan Dan Latihan Dasar (Diklatsar) di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Sunan Giri, Merjosari, Lowokwaru, Malang pada Jumat-Minggu (26-28/2/2021)

Agenda yang diikuti 52 peserta ini berisi beberapa materi pelatihan. Diantaranya, ke-Awajaan, ke-Ansoran, Kepemimpinan dan Pengenalan aturan organisasi, strategi media, ke-Indonesiaan dan ke-Banseran. Acara ini juga memuat diklat fisik lapangan yang bertempat di Kali Metro Merjosari.

Bacaan Lainnya

Menurut sahabat Dian Shaiku  selaku ketua PAC GP Ansor Lowokwaru, giat ini merupakan kaderisasi formal pertama yang diadakan di kepengurusannya. Ia menilai, Pendidikan formal merupakan upaya untuk menghidupkan organisasi. Karenanya, di masa khidmad yang habis ditahun ini, dirinya ingin melahirkan kader militan. “desember ini sudah habis, karenanya perlu regenerasi.” Tuturnya

Ia ingin, setelah pulang dari diklat ini peserta mampu menjadi patriot pembela bangsa yang tetap memegang teguh ke-Aswajaan. Karena, Islam saja tidak cukup. Perlu ada spirit nasonalisme dalam diri pemuda yang nantinya sebagai penerus estasfet kepemimpinan bangsa.

“Dulu Prof Khusnu adalah orang yang pernah mendirikan kampus ini (STIH) dan dari kampus ini maka lahirlah perguruan tinggi NU di kota malang seperti UNISMA dan UIN. Kita ingin para peserta meniru apa yang menjadi mindset prof Khusnu bahwa Lowokwaru sebagai lumbung para akademis harus menjadi tonggal keberhasilan PAC.”

Gus Mujib Shovy selaku ketua tanfidziyah MWC NU Lowokwaru berpesan, semoga perjuangan para peserta tidak hanya berhenti di pelatihan. Namun, harus kontinyu terutama kaderisasi formal PKL (Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan).

Ia juga ingin para generasi muda NU ini menjadi tonggak penerus NU yang melek digital. “sekarang era digital. Perangnya juga sudah digital. Maka, Ansor juga harus punya  bekal.” Tutup Gus Mujib

Pewarta: Malik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *