Perum Patraland Sepakat Sterilisasi Kucing, Warga NU: Dahulukan Cinta Daripada Kebencian

kucing patraland

MALANG – Setelah viral di media sosial tentang kucing yang diduga mati karena diracun, warga, kepolisian dan pecinta kucing melakukan pertemuan. Dari pertemuan warga dan pecinta kucing sepakat untuk melakukan sterilisasi, untuk pengendalian populasi kucing di kawasan perumahan.

“Salah satu jalan dengan sterilisasi kucing-kucing liar disini untuk menekan angka populasi. Itu kesepakatan warga dengan komunitas kucing untuk membantu sterilisasi. Prosesnya akan didata dulu,” kata Kapolsek Lowokwaru, AKP Anton Widodo

Bacaan Lainnya

Di tempat yang berbeda, Sudari salah satu warga Tasikmadu berharap pemindahan sterilisasi tetap memuliakan kucing sebagai hewan kesayangan Rasulullah Saw. Di samping itu, sterilisasi harus mendahulukan cinta dari pada kebencian.

“Meskipun dianggap menganggu, tetap pemindahannya dengan cara yang layak tidak dengan kebencian,” tutur Pria yang juga pengurus NU Tasikmadu tersebut.

Dirinya lalu mengutip makolah dari Imam Syibli tentang pemberihan rahmat Allah gara-gara menolong kucing.

“Kita coba menengok kebelakang. Imam Syibli mendapatkan rahmat karena menolong kucing yang sudah tidak berdaya diberi kehangatan oleh Imam Syibli,” ucapnya.

Ia berharap semoga dengan adanya kasus ini menjadi refleksi masyarakat untuk tidak membenci Kucing. Meskipun, hewan itu dianggap menganggu namun, cara mengusirnya harus tetap menggunakan akhlak.

“Islam ingin menyebarkan rahmat bukan hanya untuk manusia saja. Akan tetapi, untuk seluruh alam. Termasuk binatang, tumbuh-tumbuhan dan benda tak bernyawa. Oleh karena itu, lembutkan hati dan ulurkan bantuan, termasuk kepada binatang lebih-lebih kepada kucing,”

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *