NU Care Blimbing Salurkan Sembako dan Dana Pembangunan Musholla Terdampak Longsor Malang Selatan

MALANG – Ahad (6/11) tim MWC NU Blimbing Peduli yang terdiri dari pengurus MWC NU Blimbing, NU Care LAZISNU Blimbing dan Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBPI) NU Blimbing  berangkat menuju Desa Kedung Banteng Bawah di wilayah kecamatan Sumabermanjing Wetan.

Desa tersebut menjadi salah satu titik bencana yang terjadi oktober lalu. Dalam kesempatan ini, bantuan yang disalurkan berada di dua tahap. Tahap pertama berupa berupa 50 paket sembako, 100 buah perangkat shalat, selimut serta dana bantuan dana renovasi Musholla dan rumah warga sejumlah 70 sak semen.

Bacaan Lainnya

Pengurus LAZISNU Blimbing mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada selurus pihak, baik masjid , perorangan maupun jamaah dan komunitas yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang menyatakan  bencana di Kabupaten Malang, Jawa Timur menyebabkan kerusakan di beberapa wilayah. Kecamatan Sumbermanjing Wetan merupakan satu dari sembilan kecamatan yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor yang disebabkan hujan dengan intensitas tinggi pada Senin (17/10).

Menurut BPPD, Sembilan kecamatan yang terdampak tersebut adalah Kecamatan Ampelgading, Tirtoyudo, Dampit, Sumbermanjing Wetan, Gedangan, Bantur, Pagak, Donomulyo dan Kecamatan Kalipare.

Di Kecamatan Sumbermanjing Wetan itu, akibat tanah longsor sebuah tembok penahan jalan di Desa Tambaksari ambrol. Sementara banjir luapan di lokasi yang sama, juga terjadi di beberapa wilayah seperti di Desa Kedungbanteng, Desa Tambakrejo dan Desa Sitiarjo. Bencana berdampak terhadap 1.939 keluarga.

Sejumlah kerusakan lain yang sudah masuk dalam pendataan BPBD Kabupaten Malang adalah sejumlah tempat ibadah berupa masjid dan gereja di Kecamatan Tirtoyudo terdampak banjir serta sejumlah area persawahan juga terendam. Bahkan ada sebuah musholla yang rata dengan tanah karena tertimpa material banjir dan longsor dari bukit di atasnya.

Sebagai informasi, di wilayah Kabupaten Malang tercatat ada sembilan kecamatan yang terdampak bencana tanah longsor, banjir dan banjir bandang. Bencana tersebut terjadi akibat curah hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi pada Senin (17/10).

Pewarta : Aldi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *