Mengenal Sepak Terjang Arfan Hanafi Ketua Baru PAC GP Ansor Kedungkandang

ansor kedungkandang
Arfan Hanafi sebagai ketua PAC GP Ansor Kedungkandang (dok.istimewa)

MALANG – PC GP Ansor Kota Malang resmi melantik jajaran pengurus PAC GP Ansor Kedungkandang. Prosesi tersebut dilaksanakan Ahad malam (29/5/2022). Selama satu periode mendatang, gerakan pemuda NU tersebut dipimpin oleh Arfan Hanafi sebagai ketua PAC GP Ansor Kedungkandang. Berikut profil dan sepak terjang Arfan Hanafi sebelum menjadi ketua.

Sosok kelahiran 1985 ini dikenal loyal dan aktif dalam berkhidmat di organisasi. Saat diwawancarai melalui pesan whatsapp dirinya menjelaskan, menjadi bagian dari NU adalah anugerah. NU sudah mendarah daging, sudah turun temurun.

Bacaan Lainnya

“Saya lahir dan dibesarkan memang dari kalangan NU dan Kebetulan almarhum ayah aktif di organisasi NU sebagai syuriah. Sehingga NU sudah mendarah daging dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Sebelum menjadi Ketua, diperiode sebelumnya Pak Arfan ditunjuk untuk mengisi salah satu wakil ketua bidang MDS Rijalul Ansor dijajaran Pimpinan Anak Cabang. Pada tahun 2022 ini, tiada disangka ia dipercaya menjadi ketua PAC GP Ansor Kedungkandang.

“Sebelumnya nggak pernah nyangka, bahkan sekedar untuk mendeklarasikan diri dan maju sebagai calon saja tidak”, jelas Arfan melalui chat whatsapp.

Banyak resolusi yang diusung untuk memajukan PAC GP Ansor Kecamatan Kedungkandang. Hal paling penting untuk dibenahi dan dimajukan adalah sumber daya manusianya. SDM harus dimatangkan dari dalam.

“Untuk saat ini kami fokus pada penguatan internal melalui beberapa program diantaranya aktivasi ranting, pendampingan ranting, dan perekrutan kader-kader muda. Kami melakukan pelatihan pendidikan kader formal, baik PKD maupun Diklatsar, serta pembenahan sistem administrasi organisasi ditingkat anak cabang maupun ditingkat ranting”, tutur Pak Arfan.

Ia juga banyak bercerita tentang ilmu dan pengalaman yang sudah didapatkannya melalui perantara organisasi NU yang ia ikuti. Dirinya menyampaikan bahwa barokah yang didapat tiada terkira.

“Pendidikan kader yang sangat luar biasa. Disini memang seakan-akan kader dicetak secara alamiah sesuai perkembangan zaman dan tantangannya. Saya semakin yakin dan percaya bahwa organisasi NU memang benar-benar mbarokahi, jangankan yang masih hidup yang sudah meninggalpun masih bisa memberikan manfaatnya. Ini pengalaman luar biasa yang saya dapatkan ketika saya berkhidmat di NU melalui Gerakan Pemuda Ansor”, imbuhnya.

Dengan pengalaman dan tujuan yang jelas, Pak Arfan bersama rekan seperjuangan akan berusaha memajukan GP Ansor Kecamatan Kedungkandang dan turut serta memajukan Nahdatul Ulama.

Pewarta : Zanadya Manik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *