LPWNU Kabupaten Malang Ajak MWCNU Tertib Administrasi Wakaf

MALANG – Pengurus Cabang (PC) Lembaga Wakaf dan Pertanahan Nahdlatul Ulama (LWPNU) Kabupaten Malang membekali Nahdliyin dengan Bimtek Perwakafan. Kegiatan tersebut dipusatkan di yayasan Raudlatul Ulum, Rejosari, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Ahad (25/12/2022).

Kegiatan yang bertajuk ‘Bergerak Bersama mewujudkan peran wakaf dalam meningkatkan kesejahteraan umat’ ini merupakan turba LWPNU kabupaten Malang yang pelaksanaannya oleh Eks-Kawedanan. Agenda ini melibatkan lima kecamatan. Diantaranya adalah Donomulyo, Pagak, Bantur, Gedangan, Dan Sumawe. Sedangkan untuk eks Sumawe hanya mengikuti kegiatan saja.

Bacaan Lainnya

“LWPNU Kabupaten Malang mengajak bagaimana kita meningkatkan pemahaman literasi perwakafan, administrasi, serta sertifikasi wakaf. Karena banyak harta wakaf yang belum ter administrasi ’tidak punya ar jualnya’ maka disitu rawan konflik,” Ketua PC LWPNU Kabupaten Malang, HM Tri Waluyo.

Ia menjelaskan, bahwa pelaksanaan Bimtek Perwakafan ini merupakan agenda kepengurusan yang sudah berjalan ke dua kalinya. Pertama di Jabung dan kedua ini di Bantur. nantinya kegiatan yang sama akan dilakukan selama triwulan sekali secara bergantian dan akan ada RTL.

“Karena perwakafan di Kabupaten Malang ini kami harapkan outputnya semakin menggelora. Maka kami bentuk koordinasi di tingkat Eks Kawedanan untuk memudahkan informasi dan komunikasi,” jelasnya.

Ia memaparkan, selain memudahkan komunikasi. Pihaknya merencanakan akan ada pembinaan nazhir, karena nazhir LWPNU ini perihal tentang pelaporan kepadahak yang sebenarnya berwenang meliputi MUI, Kematan, KUA, PPAIW itu tidak ada laporan.

Maka adanya bimtek ini tujuannya adalah nanti memahami secara luas bahwa wakaf itu ada hak dan kewajiban, baik internal maupun eksternal selebihnya kepada masyarakat yang menerima manfaat dari wakaf tersebut.

“Oleh karenanya, kami berharap LWPNU ini semakin meningkat. Sebagaimana bunyi mutunya adalah ‘wakaf inovasi tiada henti’ maka dengan adanya kegiatan ini wakaf di kabupaten malang menjadi lebih aman, banyak lagi semangat untuk mewakafkan diri atau obyek tanah bisa maksimal”, ucap HM Tri Waluyo.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *