HBH Pesantren Center Nusantara, Direktur Bahas Penyerahan SK IJOP dan Sosialisasi Program

Direktur Pesanter Center Nusanta Dr. KH. Abdurrahman Sa'id, M.Hi memberikan pengarahan (Dok.Andik.NV)

MALANG – Pesantren Center Nusantara (PCN) mengadakan kegiatan Halal Bihalal di Meeting Room D Pascasarjana IAI Al-Qolam, Rabu (18/5/2022). Acara tersebut diikuti oleh pengurus dan staf PCN.

Direktur Pesantren Center Nusantara, Dr. KH. Abdurrahman, S.H.I., membuka kegiatan dengan cerita awal berdirinya PCN pada tahun 2018 silam. Beliau melanjutkan bahwa, PCN didirikan oleh RMI NU Kabupaten Malang dan IAI Al-Qolam  yang beranggotakan para gawagis.

Bacaan Lainnya

Awalnya, menurut Gus Dur, sapaan akrab beliau, lembaga ini bernama Pesantren Center, tetapi pada proses pengurusan berubah menjadi Pesantren Center Nusantara.

“PCN adalah wadah pengabdian dan transformasi bagi pesantren dalam menghadapi tantangan kedepan”, tuturnya.

Selain Halal Bihalal, momen kali ini juga sebagai ajang pertemuan pengurus dan staf baru yang baru di SK oleh PCN. “Saya berharap dapat ikut membantu berjalannya Pesantren Center lebih baik lagi”, imbuh Direktur Pascasarjana IAI Al-Qolam Malang ini.

Lebih lagi, ada pembentukan panitia OC untuk kegiatan terdekat PCN pada Selasa, 24 Mei 2022 di Auditorium IAI Al-Qolam Malang. Bekerjasama dengan Kemenag dan RMI NU Kabupaten Malang, Pesantren Center akan mengadakan Penyerahan SK IJOP 66 Pesantren dan Sosialisasi Program.

Adapun rencana program yang bakal disosialisasikan adalah; 1. Pelatihan pengisian dan pelaporan EMIS pesantren; 2. Pendampingan dan sosialisasi aplikasi SIMATREN; 3. Pengembangan poskestren dan kopontren hingga pengurusan IJOP.

Hari ini pesantren telah memasuki era digital. Program digitalisasi pesantren sendiri pernah disampaikan oleh Presiden Jokowi. Apalagi dengan disahkannya UU Pesantren No. 19 Tahun 2019, banyak hal-hal yang perlu diketahui dan didalami.

“Kami berharap hadirnya Pesantren Center dapat ikut andil dalam mewujudkan ekosistem digital serta bisa melakukan pendampingan kepada pesantren-pesantren yang membutuhkan”, tutup Direktur PCN. (cha)

Oleh: Chandra Djoego

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.