Cerita Riska Sang Juara: Mengerjakan Soal Olimpiade Nasional ditengah Pelantikan IPPNU

MALANG- Terkadang aktivis muda NU selalu dihadapkan pada pilihan sulit antara organisasi atau kuliah. Namun tidak dengan kader Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Malang, Riska Andriani. Pasalanya, dirinya telah mengharumkan nama NU dengan prestasi baru berupa mendali perak dalam ajang Kompetisi Sains Indonesia (KSI) yang diadakan oleh Pelatihan Olimpiade Sains Indonesia (POSI) Pada Minggu, 14/02/2021.

Salah satu pengurus Pimpinan Anak Cabang IPPNU Kecamatan Turen ini menceritakan, awalnya Riska hanya iseng-iseng scroll IG lalu menemukan informasi tentang Kompetisi Sains Indonesia. Lanjutnya ia juga merasa bingung karena acaranya berbarengan dengan Pelantikan Pengurus PAC IPPNU Turen.

Mahasiswi yang saat ini juga kuliah di UIN Maliki Malang ini, ditengah dilematisnya akhirnya ia pun memutuskan untuk mengikuti kompetisi di arena pelantikan “Ketika temen² dilantik di atas panggung, saya menyendiri di ruang konsumsi panitia untuk fokus ke kompetisi. Karena kompetisi berbasis online, jadi saya bisa mengerjakan dimana pun. Terutama jika mengerjakan soal butuh konsentrasi tinggi sekali,” terangnya

Dengan semangat yang kuat Riska mengikuti kompetisi cabang Bahasa Inggris “sebenarnya sejak SMA saya sudah pernah ikut olimpiade tapi dibidang yang lain, dulu bidang Astronomi karena sekarang kuliahnya di jurusan Bahasa Inggris yaudah ikutnya yang Bahasa Inggris,” jelasnya

Ia juga harus mempersiapkan kompetisi ini selama satu bulan. Sehingga pada akhirnya ia mampu meraih mendali perak dengan pesaing 1671 seluruh Indonesia.

Sebagai kader IPPNU baginya pengabdian di NU bukanlah sebagai alasan ataupun penghalang untuk terus berprestasi, justru melalui proses pengabdian kita bisa belajar banyak hal untuk mendukung menuju berprestasi, dan tentunya barokah para Ulama pasti terus mengiringi setiap langkah perjuangan kita.

Pewarta: Sidik
Editor: Malik

Leave a Reply