Buat Aplikasi Servis Motor Online, Kader IPNU IPPNU Umaha Dapat Pendanaan Kemdikbud Ristek

umaha sidoarjo

SIDOARJO – Kader Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Universitas Ma’arif Hasyim Latief  (Umaha) Sidoarjo membawa ide inovatif dalam bidang digitalisasi bengkel berbasis aplikasi.

Mahasiswa tersebut lolos pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang digelar oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud Ristek) tahun 2022.

Bacaan Lainnya

Salah satu tim, Akbar Riskiyanto mengungkapkan, awal mulanya ia bersama tim merupakan kelompok Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang mendapat tugas untuk membuat proposal PKM sebagai syarat sertifikasi, dari situlah muncul keinginan untuk membawa PKM ini ke tahap ajang perlombaan

“Dan Alhamdulillah, kami dapat berhasil mewakili kader PKPT IPNU-IPPNU Umaha Sidoarjo yang lolos pendanaan PKM tahun 2022,” ungkapnya Sabtu (04/06/2022).

Mahasiswi Program Studi Manajemen ini menambahkan, sebagai mahasiswa sekaligus kader PKPT IPNU IPPNU memang seharusnya tidak sekadar fokus pada akademisi dan praktisi saja, namun juga mampu melihat peluang untuk meraih prestasi.

“Sehingga  kader PKPT mampu menjadi kader yang benar-benar unggul dalam hal apapun,” jelasnya.

Sementara, proposal yang berjudul ‘Solusi Perawatan Kendaraan Bermotor Berbasis Aplikasi Bengkel Reparasi Online (BRO)’ ini merujuk pada kondisi masyarakat yang saat ini tidak bisa terlepas dari ponsel dan kendaraan bermotor dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Hal ini menjadikan peluang sangat besar untuk memberikan inovasi dan mempermudah masyarakat melalui teknologi.

“Selain itu, kesibukan dan kepadatan kegiatan masyarakat mempengaruhi pola hidup yang diinginkan. Hal yang diperlukan masyarakat saat ini yakni suatu inovasi yang menawarkan kemudahan, praktis, dan cepat,” tandasnya.

Dikatakannya, seperti halnya aplikasi BRO, sebagai aplikasi yang menjembatani antara bengkel reparasi dengan pelanggan yang membutuhkan perbaikan suku cadang kendaraan dengan kemudahan bisa reservasi secara online dan pelayanan di tempat.

“Kami berharap, dengan adanya platform ini dapat memudahkan kita dalam hal reparasi kendaraan bermotor, berpeluang untuk lapangan pekerjaan baru dan menjadi  pemicu prestasi-prestasi lainnya yang tumbuh dari para mahasiswa utamanya kader PKPT IPNU-IPPNU,” pungkas Akbar.

Perlu diketahui, tim tersebut beranggotakan empat orang yakni Aldinanda R, Prodi Ilmu Hukum, Abdulloh Aziz, Prodi Manajemen, Akbar Rikiyanto, Prodi Teknik Informatika, dan Fatra Bangun S, Prodi Teknik Mesin.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.