Begini Cara KH. Tholhah Hasan Mengkader Orang Disekelilingnya

  • Whatsapp

Seperti ayah angkatnya KH Masjkoer politisi PPP, juga seorang santri sang pejuang kemerdekaan, menjadi menteri agama, maka KH KH Muhammad Tholhah Hasan‎ mengikuti jejak KH Masjkoer menjadi menteri agama di era Gus Dur. Nasab guru dan ilmunya ke pesantren Tebu Ireng Jombang.

KH Muhammad Tholhah Hasan‎ sejak muda bergulat dengan dunia pendidikan, politik dan bisnis. Beliau menaruh perhatian sangat besar terhadap pendidikan agama dan Alquran. Dalam sebuah ceramah wisuda Pesantren Alquran Sabilillah beliau mengatakan “Alquran itu sangat luar biasa. Saya pernah berpikir, bahwa kerja itu lebih utama dari pada membaca Alquran. Wal hasil, durasi kerja saya lebih banyak dari pada membaca Alquran. Ternyata, penghasilan saya lebih banyak, namun keberkahan rejeki saya berkurang. Kemudian saya merubahnya. Saya menambah durasi membaca Alquran. Sedangkan durasinya kerja berkurang. Wal hasil, Rejeki saya semakin bertambah, walaupun pekerjaan biasa-biasa saja. Itulah keberkahan dari Alquran”. Dawuh Yai Tholhah panggilan akrabnya

Bacaan Lainnya

Insting Kecerdasan Kyai Tholhah Hasan.

Kecerdasan KH Muhammad Tholhah Hasan luar biasa, ketika beberapa orang yang memiliki kecerdasan dan kelebihan tidak banyak dimanfaatkan, maka KH Tholhah Hasan mampu memanfaatkan. Beliau paling sering bertutur bahwa Prof. Dr Ibrahim Bafadhal orang yang cerdas dalam bidang pendidikan. Namun, tokoh-tokoh NU, tidak meliriknya. Maka, KH Tholah mengajak berdiskusi untuk mengembangkan pendidikan berkualitas di kota Malang.

Sejak saat itu, KH Tholhah Hasan mengajak Prof. Ibrahim Bafadhol berjuang untuk Islam melalui lembaga pendidikan LPIS (Lembaga Pendidikan Islam Sabilillah). Ternyata, LPIS Sabilillah menjadi lembaga pendidikan unggulan di Kota Malang yang menasional.

Beliau juga pernah bercerita bahwa Prof. Dr Masud Said sosok yang sangat pintar dalam dunia politik dan manajemen. Darahnya Prof Masud Said itu warnanya hijau, namun beliau lebih kerasan di UMM. KH Tholah Hasan menariknya dengan memberikan kepercayaan di Yayasan Sabilillah. Ternyata, apa yang dilakukan KH Muhammad Tholhah Hasan berhasil. Prof Masud Said benar-benar memberikan ilmunya untuk Yayasan Sabilillah di Bidang Sosial. Bahkan, sekarang menjadi salah satu tokoh penting di jajaran Unisma.

Penulis: Dr. Abdul Adhim Irsyad, LC.M.Pd

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *