Beberapa Robot AI dan Teknologi Modern Akan Mendukung Pelaksanaan Haji Tahun ini

Sebuah robot mendistribusikan air Zamzam di Masjidil Haram di Makkah
Sebuah robot mendistribusikan air Zamzam di Masjidil Haram di Makkah (dok.AFP)

MEKKAH – Beberapa teknologi modern akan mendukung kesiapan ibadah 1 juta jamaah haji selama di kota suci tersebut.

Presidensi Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci mengatakan 10.000 karyawan pria dan wanita akan bekerja untuk melayani para jamaah haji.

Bacaan Lainnya

Tahun ini, pemerintah menerapkan langkah-langkah yang lebih ketat kepada operator haji untuk memastikan jemaah diberikan fasilitas dan layanan terbaik yang telah mereka bayar.

Dalam wawancara dengan surat kabar Arab Al Sharq Al Awsat, Abdel Fattah Mashat, Wakil Menteri Haji dan Umrah, mengatakan pemerintah akan memantau penyedia layanan selama haji.

Teknologi baru akan memudahkan perjalanan jamaah dari luar negeri, kata Mashat. Mereka yang berasal dari AS, Kanada, Australia, dan Eropa dapat mengajukan haji melalui portal online, menghilangkan perantara dalam sistem.

Di sisi lain, pihaknya telah meluncurkan aplikasi dan platform elektronik untuk membantu memperkaya pengalaman jamaah, yang sejauh ini telah memberi manfaat bagi lebih dari 160 juta orang.

Dilansir dari the national news, sebanyak 2.000 kendaraan listrik akan tersedia untuk penyandang disabilitas dan lansia di Masjidil Haram. Tahun ini khutbah Arafat akan diterjemahkan ke dalam 10 bahasa. Peziarah dapat menggunakan aplikasi Khotbah Arafat untuk terjemahan langsung.

Direktorat Jenderal Paspor akan dapat berkomunikasi secara verbal dengan jemaah haji dalam 13 bahasa, termasuk Inggris, Persia, Urdu, Turki, Portugis, Spanyol, Bengali, Indonesia, dan Jepang.

Tahun lalu, jamaah yang mengunjungi Masjidil Haram Mekah menerima bimbingan dari pemandu robot roda empat yang berbicara 11 bahasa.

Dengan layar sentuh 21 inci “wajah”, robot AI melaju di sekitar masjid dan membantu menjawab pertanyaan dan memberikan panduan tentang berbagai ritual wajib yang harus dilakukan jamaah.

Kepresidenan bertujuan untuk mendistribusikan tiga juta botol air Zamzam sehari di Masjidil Haram, dan satu juta botol di tempat-tempat suci selama haji.

Selama musim umrah tahun lalu, robot berkeliaran di lokasi antara jam 8 pagi dan jam 5 sore untuk membagikan air kemasan dari sumur di bawah masjid.

Kompleks lounge haji dan umrah di Bandara Internasional King Abdulaziz telah dilengkapi dengan 20 lounge ber-AC untuk menyediakan ruang tunggu yang nyaman bagi jemaah selama orientasi mereka ke area bus yang mengangkut mereka ke tempat-tempat suci. Setiap ruang tunggu dapat menampung 300 penumpang.

Terdapat 116 halte, dan tempat parkir mobil dapat menampung 26 penumpang pesawat secara bersamaan. Ada pusat kesehatan yang lengkap dan tiga tim ambulans Bulan Sabit Merah Saudi 24 jam. Ada kapasitas untuk 45.000 penumpang per hari.

Bukan hanya itu, maskapai Saudia telah meluncurkan layanan bagasi baru untuk jamaah yang bepergian dengan penerbangan internasional. Penumpang Saudia dapat menggunakannya secara gratis, dengan akses melalui WhatsApp dan email.

Layanan ini mengumpulkan bagasi dari akomodasi jamaah di Mekah dan Madinah 24 jam sebelum keberangkatan mereka dan mengirimkannya ke bandara yang benar sebelum kedatangan mereka.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.