Beberapa Politikus dan Pejabat Yang Masuk Kepengurusan PBNU Era Gus Yahya

Beberapa Politikus dan Pejabat Yang Masuk Kepengurusan PBNU Era Gus Yahya
Gus Yahy saat konferensi pers bersama pengurus barunya (dok.TVNU)

JAKARTA – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah mengungunkan beberapa struktur dewan kepengurusan dalam konferensi pers Youtube TVNU Selasa (12/01/2022). Melalui struktur kepengurusan tersebut, ada beberapa politikus dan pejabat yang masuk dalam kepungurusan selama lima tahun mendatang.

Beberapa nama politkus yang masuk dalam susunan pengurus PBNU adalah Nusron Wahid, politikus Golkar;  Nasirul Falah Amru, politikus PDI-P; Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur yang juga politikus PKB; Syaifullah Yusuf, politikus PKB; Mardani Maming, politikus PDI-P; Taj Yasin Maimoen, Wakil Gubernur Jawa Tengah yang juga politikus PPP.

Bacaan Lainnya

Ketua Umum PBNU, Gus Yahya Cholil Staquf, menyebut pemilihan para politikus sebagai anggota dewan pengurus merupakan langkah menjaga NU terlibat politik praktis.

Gus Yahya mengatakan pemilihan para politikus tersebut sebagai para pengawas aktivitas NU ke depan. Sebab, dengan adanya pengurus dengan latar belakang politisi maka akan mudah mengkondisikan kader yang terlibat kegiatan politik praktis.

“Maka kalo ada anggota yg mengeluarkan sesuatu yang miring-miring pada kepentingan politik masing-masing maka akan langsung ketahuan,” terangnya.

Kendati demikian, Gus Yahya berjanji PBNU akan bersikap netral dan menghindari partisipasi politik praktis. Ia berkata pengangkatan politisi ini merupakan upaya menjaga marwah PBNU dari politisasi organisasi.

“Ini sudah saya sering sampaikan kami memang memasukkan dari unsur politik agar bisa sama-sama saling menjaga,” jelasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.