Bahas Isu Ideologi Trans Nasional, PW JQH NU Jatim Gelar Konferensi ke V

MALANG – Pimpinan Wilayah Jam’iyyatul Quro wal Huffadz (JQH) Jawa Timur menggelar Konferensi ke lima yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Asy-Syadzili milik KH. Abdul Mun’in Syadzili Pakis, Malang .

Konferensi pada tahun ini merupakan momentum bersejarah bagi JQH NU Jawa Timur, pasalnya konferensi yang bertajuk ‘Sinergis Berjamiyyah Membangun Masyarakat Qur’ani untuk perdamaian dunia’ merupakan konferensi peserta terbanyak sejak lima dekade terakhir ini.

Bacaan Lainnya

Konferensi yang diikuti oleh 41 Pimpinan Cabang (PC) Se-Jawa Timur ini Akan dilaksanakan selama dua hari terhitung 15 – 16 Januari 2022.

“Untuk hari pertama ya kita lebih banyak membangun komunikasi, ramah tamah sesuai dengan tradisi jam’iya. Diantaranya malam ini kita adakan Lailatul Qiroah dan besok paginya kita awali kegiatan dengan khotmil Qur’an bersama,” tutur M. Thohir Munawar selaku ketua pelaksana.

Rencananya selain laporan pertanggungjawaban dan pemilihan ketua baru, konferensi pada kali ini juga akan membahas bagaimana strategi JQH NU agar lebih solid, kolektif dan bersinergi bersama dalam rangka menghadapi tantangan zaman, terutama tantangan trans ideologi nasional melalui  pelajaran Al-Quaran.

“Kita ingin pembelajaran Al-Quaran itu dengan sanad-sanad yang jelas dan juga kita ingin pengembangan pembelajaran Al-Quran itu mengikuti tradisi salafunashalih,” terang M. Thohir Munawar.

Sementara itu Kh. Zainul Arifin selaku ketua Pimpinan Wilayah JQH NU Jawa Timur berharap JQH NU kedepannya lebih luas lagi syiarnya dan istiqomah dengan kegiatan-kegiatan yang sudah berjalan

“Saya berharap program kerja yang telah kita jalankan tidak sampai putus, bisa bersambung dan dikembangkan lagi. Sehingga JQH NU dapat dirasakan ditengah masyarakat masyarakat,” tutupnya pada sambutan pembukaan konferensi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.